You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub Rano Ingatkan Pentingnya Eksistensi Wayang Sebagai Warisan Budaya
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Wagub Rano Ingatkan Pentingnya Eksistensi Wayang Sebagai Warisan Budaya

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri pagelaran wayang kulit di Plaza Museum Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

"Mendukung pagelaran wayang"

Rano Karno mengatakan, pagelaran wayang kulit ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Jakarta yang akan menuju usia lima abad atau 500 tahun.

"Bisa kita lihat yang ada dibelakang layar ini hanya benda mati. Namun, jika benda mati ini digerakkan dengan hati, dia akan bercerita tentang negara kita Indonesia. Bercerita tentang persahabatan, perbedaan yang bisa mempersatukan kita dalam berbagai bahasa," ujarnya, Sabtu (24/5).

Canangkan HUT ke-498, Pramono Targetkan Jakarta Jadi Kota Global Berbudaya

Rano menjelaskan, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional yang mana Jakarta mempunyai beragam museum yang perlu dibanggakan dan dicintai.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada Yayasan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Jakarta dan semua pihak yang telah mendukung pagelaran wayang ini. Mari kita saksikan bersama-sama pagelaran Wayang Kulit Publik ini," ajaknya  di lokasi acara.

Menurutnya, museum di Jakarta, salah satunya yang ada di kawasan Kota Tua ini setiap akhir pekan ada perpanjangan waktu mulai pukul 09.00-20.00 WIB.

"Mungkin dulu museum hanya buka sampai pukul 16.00, namun sekarang masyarakat bisa merasakan hingga malam hari. Terbukanya ruang publik sampai malam ini, diharapkan masyarakat bisa menjadi semakin aktif mengunjungi museum," terangnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary menambahkan, acara ini terealisasi melalui kolaborasi dengan Yayasan PEPADI Jakarta.

"Pagelaran ini menampilkan wayang kulit Betawi dengan Lakon Kumbakarna Gugur yang dibawakan oleh Dalang Ki Sentanu Wijaya dan wayang kulit Surakarta dengan Lakon Ramayana Story oleh Dalang Ki H Gunarto Gunodipuro," terangnya.

Sementara itu, Ketua PEPADI DKI Jakarta, Agus Joko Riyono menyampaikan  terima kasih atas kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, sekaligus kehadiran Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno yang hadir langsung dan menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut.

"Wayang merupakan seni budaya bangsa Indonesia. Tentu, harapan kita Jakarta ingin punya nama wayang sendiri, namun butuh proses. Kami harap kerja sama ini bisa berkelanjutan agar seni wayang dapat terus lestari dan terjaga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye5925 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3648 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2867 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2769 personNurito
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1417 personFolmer